Selamat Datang di Blog Fauziah Amriny. Selamat Membaca

Senin, 15 April 2013

MAKANAN TRADISIONAL INDONESIA YANG MENDUNIA

Selain terkenal dengan tempat wisatanya yang begitu indah, Sumatera Barat juga dikenal sebagai salah satu surganya kuliner. Salah satu kulinernya yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia bahkan mancanegara yaitu, Rendang. Hal ini terbukti dengan terpilihnya sajian kari daging khas Minang ini menjadi kuliner paling enak di dunia pada survei yang dilakukan oleh CNN yang dimuat di situs CNNGo. Pada survei ini CNN menjaring lebih dari 35.000 suara yang akhirnya mengantarkan rendang menjadi urutan pertama dari 50 daftar makanan paling enak di dunia ( World's 50 most delicious foods).

Selain enak, kuliner yang satu ini juga tahan lama walaupun tanpa bahan pengawet. Kunci utama rendang bisa tahan lama adalah proses pembuatan rendang yang menggunakan bahan alami tanpa pengawet, seperti santan kelapa asli, bumbu dan rempah asli, pemilihan kualitas daging yang baik dan proses memasaknya yang cukup lama yaitu 6-8 jam. Kuliner yang satu ini akan semakin gurih dan lebih tahan lama ketika dimasak dengan menggunakan teknik tradisional yaitu, menggunakan kayu bakar. Alasan inilah kenapa kuliner ini dari dulu sampai sekarang menjadi pilihan bekal bagi masyarakat yang ingin melaksanakan haji ke kota Mekkah.

Rendang dalam beberapa bentuk
Untuk jenisnya sendiri, rendang memiliki dua jenis, yaitu rendang yang sudah kering atau masih basah. Rendang yang sudah kering merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan bekal atau oleh-oleh karena sifatnya yang lebih tahan lama dibandingkan dengan rendang yang masih basah.  Selain dua jenis itu, rendang yang lebih dikenal dengan penggunaan daging sapi bisa diganti dengan komposisi lain, seperti hati sapi, daging ayam, ikan, belut atau jengkol. Masyarakat yang mungkin tidak terlalu suka atau tidak boleh mengkonsumsi daging mungkin bisa menjadikan pilihan komposisi tersebut sebagai pengganti. Makanan tradisional ini biasanya juga diberi tambahan bahan lain seperti kentang berukuran kecil atau kacang merah. Bagi masyarakat yang menyukai bentuk krispi bisa memilih rendang telur atau rendang ubi (singkong) sebagai pilihan. Selain sebagai lauk rendang telur dan rendang ubi bisa dijadikan cemilan yang sangat enak.

Proses Pengemasan Randang Padang Restu Mande
Pembuatan rendang yang cukup rumit dan lama mungkin menjadi salah satu penghalang bagi masyarakat yang mungkin memiliki kesibukan atau tidak memiliki keahlian untuk membuat kuliner yang lezat ini. Namun, berkat kemajuan teknologi semua masalah itu kini dapat teratasi dengan hadirnya beberapa produk rendang kemasan yang lebih praktis, salah satunya yang kini sangat dikenal yaitu Randang Padang Restu Mande. Selain sebagai konsumsi pribadi, rendang ini juga bisa dijadikan oleh-oleh bagi keluarga yang ada di luar kota atau bahkan di luar negeri. Selain praktis, rendang ini juga mampu bertahan lebih dari satu tahun tanpa bahan pengawet dengan proses pengemasan yang sangat rapat. Pengemasan rendang kemasan ini menggunakan dua lapisan pembungkus, yaitu alumunium foil dan kemasan plastik transparan. Hal ini juga telah dibuktikan dengan dilakukannya penelitian tentang bagaimana ketahan Produk Randang Padang Restu Mande.

Citarasa rendang kemasan yang diproduksi oleh CV. Randang Padang Restu Mande  ini juga tidak perlu lagi diragukan, karena usaha rendang kemasan ini dirintis oleh orang Padang asli, yaitu Amril yang berasal dari Kota Solok – Sumatera Barat. Usaha kuliner makanan tradisional Minang ini pertama kali dirintis oleh Amril dan istrinya pada tahun 2004 dengan membuka sebuah Rumah Makan (Restoran) Padang di daerah Bandung - Jawa Barat. Rendang kemasan ini sendiri baru diproduksi oleh pemilik pada tahun 2009 seiring dengan meningkatnya permintaan pelanggan yang ingin menjadikan rendang restorannya menjadi bekal perjalanan dan oleh-oleh. Produk rendang kemasan Restu Mande ini menjadi salah satu pelopor produk rendang kemasan di Indonesia. hal ini merupakan salah satu cara pemilik untuk memperkenalkan makanan tradisional Padang kepada masyarakat Indonesia dan mancanegara. Brand Randang Padang Restu Mande ini pertamakali diluncurkan pada awal Tahun 2011. Randang Padang Restu Mande ini juga telah mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI dan telah mendapat izin dari DINKES RI.

Untuk pemasaran di dalam negeri, CV. Randang Padang Restu Mande memiliki beberapa agen yang telah tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Sedagkan untuk pemasaran luar negeri CV. Randang Padang Restu Mande masih menggunakan sistem hand carry karena masih adanya kendala perizinan. Meskipun demikian, pemilik akan terus berusaha untuk merambah pasar dunia sesuai dengan slogan yang dimilikinya "Through The World" dengan membuka agen di beberapa negara. Saat ini CV. Restu Mande sudah mampu merambah beberapa konsumen di beberapa negara lain, seperti Jepang, Hongkong, Cina, Singapura, Belanda, Jerman, Amerika, Thailand dan Arab. Usaha ini mampu membuktikan bahwa Makanan Tradisional Indonesia juga bisa merambah pasar dunia, apalagi hal ini didukung dengan adanya pembuktian bahwa rendang mampu menempati urutan pertama makanan paling enak di dunia. Selain enak dan praktis, Randang Padang Restu Mande ini juga tahan lama sehingga cocok dijadikan bekal untuk perjalanan jauh atau menjadi salah satu pilihan oleh-oleh yang sangat tepat. Bukan hal mustahil suatu saat nanti makanan tradisional Indonesia ini bisa menjadi makanan yang benar-benar mendunia dan dapat dinikmati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar